(November 7)
Coklat hangat di suatu senja
Menemaniku dalam diam
Menghangatkan raga pujangga
Menulis syair rindu padanya
(November 7)
Coklat hangat di suatu senja
Menemaniku dalam diam
Menghangatkan raga pujangga
Menulis syair rindu padanya
(November 5)
Ketika kamu bukan yang terbaik untukku
Ketika kamu bukan tujuan yang aku tempuh
Ketika kamu bukan lagi menjadi harapanku
Berhenti
Semua telah ku akhiri
Keputusan bulat telah diambil
Maju
Berjalan ke depan dengan teratur
Tidak menoleh ke belakang ataupun mundur
(November 1)
Syair yang terucap indah penuh kiasan
Melodi yang mengalun perlahan
Harmoni, keselarasan yang menenangkan
Dalam untaian malam