Sabtu, 14 November 2015

'PASAR' MATERI EKONOMI KELAS X



Pengertian Pasar

                    Pengertian Pasar dalam arti sempit adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk mengeadakan transaksi jual-beli barang dan jasa .Sedangkan dalam arti luas Pasar adalah merupakan proses hubungan timbal balik antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang / jasa yang diperjualbelikan.
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan.
                    Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual.

Syarat Pasar Terbentuknya Pasar

- Ada Penjual
                    - Ada Pembeli
                    - Ada Uang
- Ada Barang
- Ada Tempat


Macam-macam Pasar

Berdasarkan jenisnya, pasar dibedakan menjadi 2 yaitu :

1)Pasar Barang Konsumsi
                    Yaitu tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi. Contohnya : barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, dll.

2) Pasar Barang Produksi
                    Adalah tempat untuk memperdagangkan faktor-faktor produksi. Contohnya : mesin-mesin produksi, alat pertanian dan alat transportasi.

Menurut luas
jangkauan :

a. Pasar Setempat
                    Adalah pasar yang hanya digunakan oleh anggota masyarakat yang meliputi suatu daerah kecil tertentu.


b. Pasar Daerah
                    Adalah pasar yang meliputi daerah tertentu, misalnya pasar-pasar di kota kabupaten.

c. Pasar Nasional
                    Merupakan pasar yang meliputi suatu wilayah negara tertentu.

d. Pasar Internasional
                    Adalah pasar yang memperdagangkan barang-barang yang penjual dan pembelinya meliputi seluruh dunia.

Menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli, pasar dibedakan menjadi :

a. Pasar Harian
                    Yaitu pasar yang berlangsung setiap hari.

b. Pasar Mingguan
                    Yaitu pasar yang berlangsung seminggu/sepekan sekali.

c. Pasar Bulanan
                    Yaitu pasar yang berlangsung sebulan sekali.

d. Pasar Tahunan
                    Yaitu pasar yang berlangsung setahun sekali. Pasar ini bersifat nasional bahkan internasional.

Menurut sifatnya, pasar dibedakan menjadi :

a. Pasar Konkret / Nyata
                    Pasar ini merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Dalam pasar nyata terdapat penjual, pembeli dan barang yang diperjualbelikan dalam suatu tempat.

b. Pasar Abstrak
                    Adalah proses interaksi (hubungan timbal balik) yang dilakukan penjual dan pembeli dalam rangka mencapai kesepakatan harga dan barang (output) yang akan diperjualbelikan.

Menurut hubungan proses pasar :

a.Pasar Input (faktor-faktor produk)
Merupakan pasar yang memperjualbelikan barang-barang hasil produksi (biasanya dalam bentuk jadi).

b. Pasar Output (hasil produk)
Merupakan interaksi antara permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa sebagai masukan pada suatu proses produksi (sumber daya alam, berupa bahan tambang, hasil pertanian, tanah, tenaga kerja, dan barang modal).
           
Ada tiga fungsi yang mendasar pada keberadaan pasar, yakni :

                    Fungsi Distribusi
 Pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.

                    Fungsi Pembentukan Harga
Pasar berfungsi sebagai pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.

                    Fungsi Promosi
Pasar digunakan sebagai ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel, dll.

Adapun pasar memeiliki peranan, sebagai berikut :
- Sebagai tempat untuk mempromosikan barang.
- Sebagai tempat untuk menjual hasil produksi.
- Sebagai tempat untuk memperoleh bahan produksi.
- Memudahkan konsumen untuk mendapatkan barang kebutuhan
- Sebagai tempat bagi konsumen untuk menawarkan sumber daya yang dimiliki
- Sebagai penunjang kelancaran pembangunan
- Sebagai sumber pendapatan negara

             Struktur Pasar
Pasar Persaingan Sempurna
Jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak dan produk yang dijual bersifat homogen.
Ciri – ciri :
o   Jumlah penjual dan pembeli banyak
o   Barang yang dijual bersifat homogen
o   Penjual bersifat mengambil harga (price taker)
o   Posisi tawar komsumen kuat
o   Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
o   Sensitif terhadap perubahan harga
o   Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

          Pembentukan harga ditentukan oleh mekanisme pasar atau suatu kekuatan tarik-menarik antara permintaan dan penawaran di pasar. Harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan kegiatan penjual dan pembeli secara keseluruhan. Karakteristik atau ciri pasar persaingan sempurna yang pertama menyatakan, bahwa penjual dan pembeli berjumlah banyak sehingga secara perseorangan tidak mampu memengaruhi pasar. Hal ini berarti berapa pun jumlah barang yang ditawarkan penjual, semuanya akan laku tanpa mengalami penurunan harga (harga tidak berubah), karena memang penjual dan pembeli secara perseorangan tidak akan mampu mengubahnya. Keadaan tersebut digambarkan dengan kurva berikut.


Dari kurva tersebut tampak bahwa berapa pun jumlah yang ditawarkan semuanya akan laku dengan harga tetap atau tidak berubah, yakni sebesar 0P. Akan tetapi, apabila pembeli dan penjual bertindak secara bersama-sama maka mereka akan mampu memengaruhi harga pasar. Contohnya, bila pembeli secara bersama-sama hanya bersedia membeli dengan harga rendah maka penjual terpaksa menjual dengan harga rendah. Akan tetapi, akibatnya pembeli akan kesulitan mencari barang atau jasa yang diperlukannya karena hanya sedikit penjual yang mau menawarkan barang atau jasanya dengan harga serendah itu. Dengan demikian, harga akan bertambah naik. Naiknya harga tentu akan menambah penawaran sehingga satu saat pada harga tertentu, jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan. Harga pada posisi ini disebut dengan istilah Harga Keseimbangan atau harga pasar. Singkat kata, dalam pasar persaingan sempurna harga yang terbentuk di pasar benar-benar merupakan hasil tarik-menarik antara permintaan dan penawaran. Dan bila digambarkan,kurva permintaan dan penawaran akan berbentuk normal seperti berikut.


Menentukan keuntungan atau kerugian :
Menentukan harga yang terbentuk merupakan hasil kesepakatan atau kekuatan permintaan dan penawaran dari pembeli dan penjual. Kamu tahu alasannya? Laba dikatakan maksimum ketika penambahan barang yang dijual tidak lagi menambah besarnya laba yang diperoleh. Artinya barang terakhir yang diproduksi menghasilkan penerimaan yang besarnya sama dengan biaya per unit.

Kebaikan :
1) Pembeli sangat mengetahui harga pasar sehingga sangat kecil terjadi kerugian atau kekecewaan.
2) Konsumen merasa sejahtera, karena bebas memasuki pasar.
3) Terdapat persaingan murni, karena barang yang diperjualbelikan homogen.
4) Harga cenderung stabil karena keadaan pasar dapat diketahui sebelumnya.
5) Mudah memilih atau menentukan barang yang diperjualbelikan.
6) Barang yang diproduksi dapat diperoleh dengan ongkos yang serendah-rendahnya.

Keburukan :
- Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi
- Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya social
- Membatasi pilihan konsumen
- Biaya produksi dalam persaingan sempurna mungkin lebih tinggi
- Distribusi pendapatan tidak selalu merata
- Penjual tidak berani membuat harga seenaknya sendiri
- Hanya ada dalam kondisi perekonomian ideal.

Pasar Persaingan Tidak Sempurna
          Pasar dengan banyak penjual dan pembeli sehingga harga dapat ditentukan sendiri, baik oleh penjual maupun pembeli.
a.   Pasar Monopoli
          Adalah bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal.
Ciri-ciri :
·       Di dalam pasar hanya terdapat satu penjual.
·       Jenis barang yang diproduksi tidak ada penggantinya (no substituses) yang mirip.
·       Ada hambatan atau rintangan (barriers) bagi perusahaan baru yang akan masuk dalam pasar monopoli.
·       Penjual tunggal tidak dipengaruhi dan tidak memengaruhi harga serta output dari produk-produk lain yang dijual dalam perekonomian.
·       Promosi iklan kurang diperlukan.

Macam-macam pasar monopoli :
1) Alamiah : Muncul karena keadaan alam yang khas.
2) Undang-Undang : Muncul karena pemberlakuan kebijakan / Undang-Undang.
Terdiri dari :

- Hak cipta
- Hak paten
- Hak merk


3) Masyarakat : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
4)Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena menguasai teknologi dan tenaga ahli.
5)Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat / biaya produksi.
6)Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahan baku.
Kelebihan :
·       Keuntungan penjual cukup tinggi.
·       Untuk produk yang menguasai hajat hidup orang biasanya diatur pemerintah.
Kekurangan :
·       Pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang.
·       Keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan.
·       Terjadi eksploitasi pembeli.
b.   Pasar Monopolistik
          Adalah suatu bentuk pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Pasar ini sering kita jumpai buktinya dengan kita mengunjungi swalayan atau supermarket. Disana kita akan menjumpai berbagai bentuk, jenis dan merek yang hampir serupa tetapi tidak sama.
Ciri-ciri :
·        Terdapat banyak penjual/produsen di pasar.
·        Barang yang diperjualbelikan merupakan differentiated product.
·        Para penjual memiliki kekuatan monopolis atas barang produksinya sendiri. Oleh karena itu, harus memperhitungkan persaingan dengan barang-barang lain yang sama, tetapi berbeda corak.
·        Untuk memenangkan persaingan, setiap penjual/produsen aktif melakukan promosi iklan.
·        Keluar masuk pasar relatif mudah dibandingkan dengan pasar oligopoli.
·        Jumlah perusahaan sangat kecil dibandingkan dengan output total.
Kelebihan :  
o   Penjual tidak sebanyak pasar persaingan sempurna.
o   Produsen terpacu untuk berkreativitas.
o   Pembeli tidak mudah berpindah dari produk yang dipakai selama ini.
Kelemahan :
o   Biaya mahal untuk ke pasar monopolistik karena untuk masuk pangsa pasar tertentu dibutuhkan riset dan pengembanganproduk.
o   Persaingan sangat berat karena pasar biasanya didominasi oleh produk-produk yang telah ternama.


c.    Pasar Oligopoli
            Adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar (price leader).
Ciri-ciri :
ü  Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
ü  Barang yang diperjualbelikan dapat homogen dapat pula berbeda corak (differentiated product).
ü  Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.
ü  Satu di antara oligopoli merupakan market leader, yaitu penjual yang memiliki pangsa pasar yang terbesar.

Macam-macam pasar oligopoli :

1) Oligopoli murni : menjual barang yang homogen.
Contoh : pasar semen
.

2) Oligopoli diferensial : menjual barang yang berbeda corak.
Contoh : pasar mobil, pasar sepeda motor
.
Kelebihan :
o   Barang yang dihasilkan berbeda corak.
o   Efesiensi dalam menggunakan sumber-sumber daya.
o   Pengembangan teknologi dan inovasi.
o   Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
o   Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual
Kelemahan :
1) Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
2) Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
3) Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang
4) Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
5) Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
6) Bisa berkembang ke arah monopoli
d.   Pasar Monopsoni
          Adalah pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal. Contoh : pabrik susu Nestle.

Ciri-ciri :
·       Pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga
·       Bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran dimana permintaannya hanya satu perusahaan
·       Satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas

Kelebihan :

a. Kualitas produk yg dijual lebih bermutu, karena konsumen lebih leluasa memilih produk yg disukainya
b. Karena cuma ada satu pembeli biasanya penjual sudah mengerti selera pembeli, sehingga memudahkan transaksi

Kekurangan :

a. Posisi tawar lebih menguntungkan ke pembeli
b. Karena pembeli terlalu selektif, kemungkinan ada atau bahkan banyak produk yang tidak laku dijual, akibatnya dijual dgn harga murah atau bahkan dibuang.

e.    Pasar Oligopsoni
          Adalah kondisi pasar dimana terdapat beberapa pembeli, masing-masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk mempengaruhi harga atau dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli.
Ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh Pasar Oligopsoni :
1. terdapat beberapa pembeli
2. Pembeli bukan konsumen tetapi pedagang
3. Barang yang dijual merupakan bahan mentah
4. Harga cenderung stabil

Kelebihan :

a) Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain
b) Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual

Kelemahan :

a) Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli kerja sama
b) Kualitas barang kurang terpelihara



Proses Pembentukan Harga Pasar :
Proses pembentukan harga barang pada pasar monopolistis yaitu perusahaan yang terlibat dalam persaingan monopolistis dapat mempengaruhi harga seperti yang terjadi dalam pasar monopoli.

Campur Tangan Pemerintah Dalam Mekanisme Pembentukan Harga
1.Menetapkan harga
          Harga eceran tertinggi (harga maksimum) dan harga eceran terendah (harga minimum/harga dasar)

2. Memberikan subsidi
          Kepada pihak penghasil kebutuhan pokok dan kepada perusahaan agar mampu bersaing dengan luar negeri

3. Menetapkan pajak
          Pajak rendah atau 0 untuk bahan baku industri dan pajak tinggi untuk barang-barang mewah

4. Melakukan operasi pasar
          Dengan jalan membeli saat barang melimpah dan menjual saat barang sedikit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar